Site Dreamweaver CS4

Site Dreamweaver CS4

Membuat Site Dreamweaver CS4
Site merupakan suatu lokasi yang digunakan untuk mengatur dan mengolah dokumen-dokumen web.
Langkah untuk membuat site adalah sebagai berikut:
1. Jalankan program Dreamweaver CS4.
2. Lakukan salah satu satu perintah berikut ini:
• Klik tombol Site pada Application Bar, pilih New Site.
• Pilih menu Site – New Site.
• Klik pilihan tampilan awal Dreamweaver CS4.
3. Dari salah satu perintah yang telah Anda lakukan, maka akan ditampilkan kotak dialog Site Definition for Unnamed Site 2. hal-163-site-definition  
4. Pada bagian What would you like to name your site?, ketik nama site yang ingin dibuat. Sebagai contoh beri nama site yang akan Anda buat dengan nama b.
Kemudian pada bagian What is the HTTP address (URL) of your site?, ketik nama domain dari web yang ingin Anda buat, sebagai contoh ketikkan www.creatifsite.com. Klik tombol Next untuk menuju langkah selanjutnya.
hal-163-site-definition
5. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog Site Definition for (nama site). Tentukan server side yang digunakan. Jika tidak menggunakan server side, pilih No, I do not want to use a server technology, kemudian klik tombol Next.
hal-163-kotak-dialog-site
6. Langkah selanjutnya, tentukan lokasi penyimpanan untuk file web yang dibuat. Klik ikon folder Q untuk menentukan folder tempat penyimpanan file web, sehingga tampil kotak dialog Choose local root folder for site …. (nama site). Jika Anda belum membuat folder, maka klik tombol Create New Folder dan ketikkan nama folder.
hal-164-choose-local-root
7. Klik tombol Next untuk melanjutkan proses.
8. Langkah selanjutnya, pilih remote server yang digunakan. Kemudian klik tombol Next.
hal-165-langkah-keempat
9. Langkah berikutnya, tentukan pengaturan Check in dan Check out file. Klik pilihan No, do not enable check in and check out, jika Anda tidak ingin user lain dapat mengedit site yang Anda edit dalam waktu yang sama. Klik tombol Next.
hal-165-langkah-kelima
10.Pada langkah yang terakhir semua seting yang sudah Anda buat akan ditampilkan. Klik tombol Done untuk mengakhiri proses pembuatan site.
hal-166-langkah-terakhir
Hasil pembuatan site baru akan ditampilkan pada panel Files, dan untuk sementara site Anda belum memiliki file atau folder.
 hal-157-jendela-documen

Profil PSIS Semarang

Logo PSIS
Nama lengkap Persatuan Sepak Bola
Indonesia Semarang
Julukan Laskar Mahesa jenar
Kuntul Perak
Didirikan 18 Mei 1932
Stadion Jatidiri, Semarang.
(Kapasitas: 25.000)
Manajer Ferdinand Hindiarto
Pelatih Bendera Indonesia Firmandoyo
Asisten Pelatih Eko Purjianto
Liga Divisi Utama PT Liga Indonesia

Kostum kandang
Kostum tandang
Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang atau PSIS Semarang adalah klub sepak bola yang bermarkas di kota Semarang, Indonesia dengan markas Stadion Jatidiri Semarang. Julukan klub ini adalah "Laskar Mahesa Jenar". PSIS Semarang adalah klub pertama di Liga Indonesia yang pernah menjadi juara Divisi Utama (1999) dan kemudian terdegradasi ke divisi I pada musim berikutnya (2000). PSIS kemudian berhasil menjuarai kompetisi Divisi I nasional (2001), dan berhak berlaga kembali di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. PSIS Semarang juga tercatat sebagai klub ketiga yang pernah menjuarai Liga Perserikatan dan Divisi Utama Liga Indonesia, setelah Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Pencetak Gol PSIS Semarang

Pencetak Gol

Terbanyak per Musim

Terbanyak Sepanjang Karier di PSIS

  • 97: Andika Auli
  • 23: Indriyanto Nugroho, Emmanuel De Porras
  • 10: Roberto Kwateh, Abdouleye Djibril,Khusnul Yakin
  • 9: Gustavo Hernan Ortiz
  • 8: Harri Salisburi
  • 7: Esiah Pelle Benson, Bambang Harsoyo, Arliston De Oliveira
  • 6: Imral Usman
  • 5: M Ridwan, German Osorio
  • 3: Gbeneme Friday
  • 2: Miguel A Dominguez, Darwin Perez, Purwanto, Khair Rifo, Nurul Huda, Otto Weah
  • 1: Foffe Camara, Maman Abdurrahman, Zoubairou, Idrus Gunawan, Greg Nwokolo, Anthony Jommah Ballah, M Irfan, Lilik Suheri, Sasi Kirono, Eko Purjianto, Louis Miranda, Alexander Pulalo, Yuniarto Budi, Iwan Suryanto

Pemain PSIS Semarang

Daftar pemain

Berikut merupakan skuat PSIS Semarang untuk musim kompetisi 2012–2013 Pelatih: Bendera Indonesia Firmandoyo
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
No.
Pos. Nama
1 Bendera Indonesia GK Ivan Febrianto
20 Bendera Indonesia GK Catur Adi Nugraha
24 Bendera Indonesia GK Ghoni Yanuar Gitoyo
3 Bendera Indonesia DF Daru Tri Laksono
5 Bendera Indonesia DF Ryco Fernanda
13 Bendera Indonesia DF Fauzan Fajri Nasrullah
18 Bendera Indonesia DF Nurul Huda
19 Bendera Indonesia DF Ipan Priyanto
23 Bendera Indonesia DF Widhi Genter
27 Bendera Indonesia DF Iksan Sania
32 Bendera Indonesia DF Andi Ismu Handoyo
50 Bendera Liberia DF Morris Power Bayour
4 Bendera Indonesia MF Vidi Hasiholan Simanjuntak

No.
Pos. Nama
7 Bendera Indonesia MF Saiful Amar
8 Bendera Indonesia MF Imral Usman
11 Bendera Indonesia MF Khusnul Yakin
14 Bendera Indonesia MF Muhammad Irfan
15 Bendera Indonesia MF Iswandi Dai
17 Bendera Indonesia MF Rizki Julian
31 Bendera Indonesia MF Tirta Wahyu Prabowo
10 Bendera Indonesia FW Robi Fajar
21 Bendera Indonesia FW Miko Ardiyanto
22 Bendera Indonesia FW Hari Nur Yulianto
33 Bendera Indonesia FW Misbach Hariadi

Prestasi PSIS Semarang

Prestasi

Sejak pertama kali berdiri, PSIS sudah dikenal sebagai tim medioker di kompetisi Perserikatan Indonesia. Kurang maksimalnya dukungan dari Pemda yang (mungkin) mewakili karakteristik warga Semarang yang cenderung menyukai hasil yang didapat secara instan dan cepat puas sehingga prestasi tim ini pun tidak bagus tapi juga tidak bisa dikatakan jelek.
Terbukti PSIS baru bisa mencicipi gelar juara ditahun 1987 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya di final kompetisi perserikatan PSSI dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Syaiful Amri. Karena faktor terlalu cepat puas ini (apalagi ditambah keberhasilan punggawanya dalam merebut medali emas SEA Games yang pertama kali bagi Indonesia) maka di kompetisi berikutnya PSIS nyaris terjerumus dalam lubang degradasi ditambah dengan "campur tangan" Persebaya yang bermain untuk kalah 12-0 dari Persipura Jayapura. Untung saja PSIS masih mampu bertahan dan terus bertahan dengan peringkat tim medioker.
Prestasi tertinggi PSIS adalah ketika menjuarai Kompetisi Divisi Utama Perserikatan PSSI tahun 1987 dan Juara Liga Indonesia 1999. Pada musim 2006 PSIS menjadi runner-up Liga Indonesia dengan keberhasilan mencapai final Liga Indonesia, berhadapan dengan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo dan kalah melalui akhir perpanjangan waktu babak ke-2. Saat ini PSIS Semarang juga berstatus sebagai runner-up Piala Emas Bang Yos (PEBY) yang terakhir, diadakan di Jakarta akhir tahun 2006.
  • Juara I LI 1987 (masih bernama perserikatan PSSI. vs Persebaya 1-0, gol oleh Syaiful Amri)
  • Juara I LI V 1998 ( vs Persebaya 1-0, Tugiyo)
  • Juara I LI Divisi I 2000
  • Juara II Suratin Cup 2003
  • Juara I Suratin Cup 2004
  • Juara III LI XII 2005
  • Juara III PEBY 2005
  • Juara II LI XIII 2006
  • Juara II PEBY 2006

Sejarah PSIS Semarang

Sejarah

Sejarah tim sepak bola kota Semarang telah berlangsung sejak lama ketika kota ini masih berada di bawah kekuasaan pemerintah kolonial. Yang pertama tercatat adalah team sepak bola UNION yang berdiri tanggal 2 Juli 1911. UNION sendiri hanyalah sebutan bagi tim dengan nama Tionghoa Hoa Yoe Hwee Koan. Tim ini mendapatkan hak rechspersoon tahun 1917 dari pemerintah kolonial.
Selanjutnya ada pula tim bernama Comite Kampioens-wedstrijden Tionghoa (CKTH) dengan gedung olahraga di wilayah Seteran. Pada tahun 1926 tim ini berubah nama menjadi Hwa Nan Voetbalbond (HNV). Tercatat klub Hwa Nan ini bahkan telah melakukan pertandingan eksibisi dengan klub luar negeri asal Taiwan, Loh Hua Team Voetbalbond.
Di kalangan pendukung pribumi, perkumpulan yang menonjol adalah Tots Ons Doel (TOD) yang didirikan pada 23 Mei 1928, bermarkas di Tanggul Kalibuntang (sekarang Jl. Dr. Cipto). Dalam perjalanannya Tots Ons Doel berganti nama menjadi PS. Sport Stal Spieren (SSS). PS SSS inilah yang kemudian menjadi cikal bakal PSIS Semarang. Pada tahun 1930 team ini berganti nama menjadi Voetbalbond Indonesia Semarang (VIS) yang berlatih di lapangan Karimata Timur.
Setelah PSSI lahir pada 19 April 1930, Voetbalbond Indonesia Semarang berganti nama penjadi Persatuan Sepak bola Indonesia Semarang (PSIS) yang beranggotakan klub sepak bola Romeo, PSKM, REA, MAS, PKVI, Naga, RIM, RDS dan SSS sendiri. Adapun nama klub SSS kemudian berganti menjadi berbahasa Indonesia, Sport Supaya Sehat, sampai sekarang.
Pada kompetisi tahun 2006 klub ini dilatih Sutan Harhara yang kemudian diberhentikan dan diganti oleh asistennya Bonggo Pribadi.